Latest Post

Kata Penghubung

| Tuesday, 9 April 2013
Read more »

Kata Penghubung


Kata Penghubung
       Kata penghubung ialah kata yang menghubungkan kata dengan kata dalam sebuah kalimat atau menghubungkan kalimat dengan kalimat dalam sebuah paragraf.
Kata Penghubung Intrakalimat
       Kata penghubung intrakalimat yaitu kata yang menghubungkan kata dengan kata dalam sebuah kalimat.
Contoh:


dan
atau
tetapi
sesudah
jika
agar
supaya
dengan
bahwa
karena
ketika
maka
sedangkan
hingga
meski
lalu
sambil
serta
apabila
lagi pula
andaikata
sebab
sebelum
selama
sehingga
seandainya
sekiranya
melainkan
semenjak
andaikan
bagaikan
asalkan
jangankan
walaupun
meskipun
kendatipun
lagi
hanya
sekalipun
sungguhpun
melainkan
sampai-sampai
tatkala
kecuali
seraya
sambil


Contoh kalimat:
1.    Semua usaha sudah ia lakukan, tetapi hasil yang ia dapat belum memuaskan.
2.    Ani bukan seorang pecandu masakan Padang, melainkan pecandu masakan Palembang.
3.    Ia sadar bahwa manusia hanya bisa berusaha.
4.    Ketika semua telah terjadi, barulah penyesalan itu datang.
5.    Kamu terlalu gemuk sampai-sampai motorku seperti mau patah.
Kata penghubung korelatif
Yaitu kata penghubung yang menghubungkan dua kata, frase, atau klausa, yang mengandung kedudukan sama.
baik… maupun….
…tidak…tetapi….
…bukan…melainkan….
makin…makin….
kian…kian….
sedemikian rupa …  sehingga….
tidak hanya… tetapi juga….
Contoh kalimat:
1.      Baik yang ia katakan maupun yang ia lakukan telah dimaafkan oleh penguasa.
2.      Tanah itu tidak berfungsi bagi orang Dayak, tetapi bagi orang Madura bila dimanfaatkan untuk membuat batu bata.
3.      Pak Amin bukan seorang petani, melainkan pemilik lahan.
4.      Sedemikian rupa ia merancang kegiatan itu, sehingga sangat sulit ditemukan kekurangannya.
Kata Penghubung Antarkalimat
Kata penghubung antarkalimat adalah kata yang menjadi penghubung antara kalimat yang satu dengan kalimat lainnya dalam satu paragraf. Dengan adanya kata penghubung ini, kalimat menjadi lebih padu.
Contoh:


akan tetapi
namun
oleh karena itu
jadi
dengan demikian
meskipun begitu
lagi pula


Kata penghubung antarkalimat ini penulisannya didahului  tanda koma.
Contoh kalimat:
    1.      Tidak ada pendekatan paling pas untuk mengarahkan remaja. Akan tetapi, pendekatan hati yang   dilakukan orang tua bisa mencapai hasil paling baik.
    2.      Ia telah bekerja keras. Siang malam ia mencari uang untuk sekolah anaknya. Oleh karena itu, tidak ada anaknya yang tidak berhasil.
    3.      Orang itu sangat sensitif. Ini tidak baik. Segala sesuatu yang berlebihan cenderung negatif. Lagi pula, sifat sensitif  tidak tepat untuknya karena ia seorang lelaki.
    4.      Kamu tidak pantas berbicara seperti itu. Kamu terlalu memperturutkan emosi. Meskipun begitu, kamu  masih bisa meminta maaf  kalau berjumpa lagi dengannya.
    5.      Ia sudah pergi jauh. Tak ada niatnya untuk kembali ke kampung halaman. Namun, semua yakin ia tidak akan bisa melupakan kedua orang tuanya.
Latihan
A.      Lengkapi kalimat-kalimat di bawah ini dengan kata penghubung yang tepat.
1.      Bekerjalah … sepenuh hati … pekerjaan berat pun terasa ringan.
2.      Berbakti … kedua orang tua hukumnya wajib.
3.      Orang kafir tidak akan masuk surga … unta bisa masuk lubang jarum.
4.      Ia … sedang menghancurkan orang lain, … sedang menghancurkan dirinya sendiri.
5.      Aku sebenarnya … senang dengan orang itu, … aku tak mau menampakkkanya.
6.      Hobi telah mengubah hidupnya. Hobi telah menjadi mata pencaharian baginya. … ia tidak meninggalkan pekerjaan sebelumnya yang telah ia tekuni bertahun-tahun.
7.      … hari … tampak niat buruknya kepada organisasi ini.
8.      … para pemuda yang melakukan penyimpangan … orang dewasa yang seharusnya memberi contoh.
9.      … permintaannya ditolak, ia akan mengundurkan diri dari perusahaan tempat ia bekerja sekarang.
10.  Ia pantang mundur walau selangkah … berbagai ujian telah menerpanya silih berganti.
B.   Objektif
1.             Abiq terus mencoret kalender. Ia seperti tak jenuh menandai tiap angka di kalender itu. Entah apa yang sedang ia hitung. Seakan baginya tiap matahari tenggelam memiliki sesuatu makna yang sangat penting.  ….  kalender dicoretnya, ia biasanya memandangi lama-lama kalender itu. Paling sebentar setengah jam ia berdiri di depan kalender tiap harinya.  …  sehari saja ia tak berdiri di depan kalender, ia akan mengganti waktu itu dengan berdiri lebih lama … biasanya.
Kata penghubung yang tepat untuk mengisi titik-titik dalam paragraf di atas adalah ….
A.    jika, kalau, dan
B.     setelah, sebelum, walaupun
C.     setelah, jika, daripada
D.    andaikata,  lalu, sambil
E.     sampai-sampai, melainkan, atau
2.             Dunia tulis-menulis belum banyak ditekuni orang. Indonesia masih langka para penulis hebat. Menulis bukanlah bakat, ada orang yang memang berbakat di bidang ini. Menulis lebih merupakan minat dan kemauan untuk belajar berlatih.   seseorang mau, ia tentu bisa menjadi seorang penulis.
Kata penghubung yang tepat untuk mengisi titik-titik dalam paragraf di atas adalah ….
A.    meskipun begitu, bahkan, tetapi, jika
B.     semenjak, asalkan, sedemikian rupa, sehingga
C.     tidak, tetapi, andaikata, sungguhpun
D.    dengan, walaupun, jika, dan
E.     tatkala, meskipun, bagaikan, asalkan

Kata Penghubung

Posted by : Unknown on :Tuesday, 9 April 2013 With 0comments

Puisi "aku milikmu"

| Friday, 5 April 2013
Read more »
Aku Milikmu

Ada banyak kebahagian  
jika kita bersama 
karena ku kan jadi cahaya hidupmu
bahkan raja dunia pun bisa kuserahkan
segala yang membuatku utuh 
sekarang ku kan memberikannya padamu
aku milikmu

                    jika seseorang menyebutmu pembohong
                    dan melukai dengan kata - kata yang tak terdengar
                    jika dunia mencoba tuk memakaikanmu mahkota duri
                    ku akan tetap di sisimu
                    aku tahu kesepian dan kesakitanmu
                    segala yang membuatku utuh
                    sekarang ku kan memberikannya padamu

                    aku milikmu

Puisi "aku milikmu"

Posted by : Unknown on :Friday, 5 April 2013 With 0comments

Kelas Kata

|
Read more »
 Kelas Kata
Kelas kata atau partikel leksikal (bahasa Inggris: part of speech, lexical category) adalah penggolongan kata menurut bentuk, fungsi, dan maknanya. Meskipun secara semantik ada persamaan antara kelas dalam berbagai bahasa, ciri-ciri formal kelas kata dapat berbeda antara bahasa. Misalnya, kelas nomina yang secara semantik universal mewakili orang atau benda, dalam bahasa Indonesia biasanya ditandai oleh ketidakbisaannya diberi kata tidak. sedangkan dalam bahasa Inggris nomina mempunyai penanda pluralis dan genitif -s . Kelas kata dalam bahasa Indonesia dibagi menjadi delapan golongan besar yaitu nomina, pronomina, verba, adverbia, adjektiva, klitika, numeralia, dan kata tugas
  

Nomina atau kata benda adalah kelas kata yang menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. Kata benda dapat dibagi menjadi dua: kata benda konkret untuk benda yang dapat dikenal dengan panca indera (misalnya buku), serta kata benda abstrak untuk benda yang menyatakan hal yang hanya dapat dikenal dengan pikiran (misalnya cinta).
Selain itu, jenis kata ini juga dapat dikelompokkan menjadi kata benda khusus atau nama diri (proper noun) dan kata benda umum atau nama jenis (common noun). Kata benda nama diri adalah kata benda yang mewakili suatu entitas tertentu (misalnya Jakarta atau Ali), sedangkan kata benda umum adalah sebaliknya, menjelaskan suatu kelas entitas (misalnya kota atau orang).


Pronomina atau kata ganti adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina. Contohnya adalah saya, kapan, -nya, ini.
Cara pembagian kata ganti bermacam-macam tergantung rujukan yang digunakan. Berikut adalah salah satu cara penggolongan pronomina.
  1. Kata ganti orang (pronomina persona). Terbagi tiga dan dapat bersifat tunggal maupun jamak, baik kata maupun frasa pronomial. Hanya dapat digunakan untuk mengganti nomina orang, nama orang, atau hal-hal lain yang dipersonifikasikan. Perkecualian adalah "ia", yang dalam kalangan terbatas sering digunakan untuk menggantikan nomina tak bernyawa.
    • Pronomina perlu dibedakan dari sapaan, seperti Saudara, Bapak, Ibu, Tuan, Nyonya, Yang Mulia, dsb. Sebagian dari mereka termasuk nomina.
  2. Kata ganti pemilik. Misalnya -ku, -mu, -nya. Untuk "-nya" dapat digunakan untuk kata ganti selain nomina orang.
  3. Kata ganti penanya; berfungsi menanyakan benda, waktu, tempat, keadaan, atau jumlah,dsb. Misalnya apa, kapan, mengapa, siapa, bagaimana, berapa, di mana, ke mana.
  4. Kata ganti petunjuk. Misalnya ini, itu.
  5. Kata ganti penghubung. Misalnya yang.
  6. Kata ganti tak tentu. Misalnya barang siapa.


Verba atau kata kerja (bahasa Latin: verbum, "kata") adalah kelas kata yang menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya. Jenis kata ini biasanya menjadi predikat dalam suatu frasa atau kalimat. Berdasarkan objeknya, kata kerja dapat dibagi menjadi dua: kata kerja transitif yang membutuhkan pelengkap atau objek seperti memukul (bola), serta kata kerja intransitif yang tidak membutuhkan pelengkap seperti lari.



Adverbia atau kata keterangan (Bahasa Latin: ad, "untuk" dan verbum, "kata") adalah kelas kata yang memberikan keterangan kepada kata lain, seperti verba (kata kerja) dan adjektiva (kata sifat), yang bukan nomina (kata benda). Contoh adverbia misalnya sangat, amat, tidak.
Cara penggolongan kata keterangan keterangan bermacam-macam tergantung dari sumber rujukan yang digunakan. Berikut salah satu cara pembagian kata keterangan.
  1. Kata keterangan alat. Misalnya: dengan.
  2. Kata keterangan kesertaan. Misalnya: bersama.
  3. Kata keterangan perlawanan. Misalnya: meskipun.
  4. Kata keterangan tujuan. Misalnya: untuk.
  5. Kata keterangan sebab. Misalnya: karena.
  6. Kata keterangan akibat. Misalnya: maka.
  7. Kata keterangan waktu. Misalnya: kemarin.
  8. Kata keterangan tempat. Misalnya: sana.
  9. Kata keterangan syarat. Misalnya: jika.
  10. Kata keterangan derajat. Misalnya: sedikit, banyak.
  11. Kata keterangan keadaan. Misalnya: sungguh-sungguh.
  12. Kata keterangan kepastian. Misalnya: mungkin.


Kata sifat atau adjektiva (bahasa Latin: adjectivum) adalah kelas kata yang mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik. Kata sifat dapat menerangkan kuantitas, kecukupan, urutan, kualitas, maupun penekanan suatu kata. Contoh kata sifat antara lain adalah keras, jauh, dan kaya.



Klitika adalah morfem bebas, namun secara fonologi terikat pada kata atau frasa lain Klitika dieja seperti afiks, tetapi secara kelas kata berada di tingkat frasa



Partikel atau kata tugas adalah sejenis kategori kata dalam tatabahasa formal bahasa Indonesia yang berdasarkan peranannya dapat dibagi menjadi lima subkelompok:
  1. preposisi (kata depan)
  2. konjungsi (kata sambung)
  3. artikula (kata sandang)
  4. interjeksi (kata seru)
  5. partikel penegas
.

Numeralia atau kata bilangan adalah kata yang menyatakan jumlah benda atau urutannya dalam suatu deretan. Kata bilangan dapat dibagi menjadi dua jenis: kata bilangan tentu (takrif), misalnya satu, setengah, ketujuh; serta kata bilangan tak tentu, misalnya beberapa, seluruh, banyak.

Kelas Kata

Posted by : Unknown on : With 0comments

50 kata baku dan tidak baku

|
Read more »
 50 kata baku dan tidak baku
1.Abjad : Abjat
2.Aktif : Aktip
3. Aktivitas : Aktifitas
4. Asas : Azas
5. Atlet : Atlit
6. Atmosfer : Atmosfir
7. Bus : Bis
8. Besok : Esok
9. Biosfer : Biosfir
10. Belum : Belom
11. Bengep : Bengap
12. Blanko : Blangko
13. Cenderamata : Cinderamata
14. Cabai : Cabe
15. Diagnosis : Diagnosa
16. Daftar : Daptar
17. Dekret : Dekrit
18. Detail : Detil
19. Doa : Do’a
20. Embus : Hembus
21. Ekstrem : Ekstrim
22. Ekstremis : Ekstrimis
23. Ekstra : Extra
24. E-mail : Email
25. Februari : Pebruari
26. Familier : Familiar
27. Facsimile : faksimili
28. Foto : Photo
29. Fondasi : Pondasi
30. Gladi : Geladi
31. Hakikat : Hakekat
32. Hafal : Hapal
33. Heterogen : Hetrogen
34. Hipotesis : Hipotesa
35. Hipotek : Hipotik
36. Hitam : Item
37. Hijau : Ijo
38. Habis : Abis
39. Ijazah : Ijasah
40. Imbau : Himbau
41. Indera : Indra
42. Indragiri : Inderagiri
43. Istri : Isteri
44. Izin : Ijin
45. Jadwal : Jadual
46. Jenderal : Jendral
47. Jumat : Jum’at
48. Justru : Justeru
49. Kacamata : Kaca mata
50. Kanker : Kangker

50 kata baku dan tidak baku

Posted by : Unknown on : With 0comments

Arrtikel tentang Sword Art Online

| Wednesday, 3 April 2013
Read more »
Sword Art Onlineadalah sebuah Novel Jepang ber-genre Light novel yang ditulis oleh Reki Kawahara dan ilustrator oleh Abec. Novelnya telah diangkat menjadi 3 manga, 1 anime, dan 1 game.

Karakter utama pada Sword Art Online:

1. Kirito
Nama asli: Kazuto Kirigaya
Suara oleh: Yoshitsugu Matsuoka
Kirito adalah protagonis dalam cerita ini. Dia adalah pemain "solo" dan juga beater (singkatan untuk beta-tester dan cheater), pemain yang tidak bergabung dalam guild maupun party dan selalu bekerja sendiri. Kirito adalah salah satu dari top-player di SAO yang mampu menyelesaikan stage Bos sendiri. Kirito adalah pengguna satu pedang "Elucidator"Kirito memiliki skill "Dual Blades" yang hanya Ia aktifkan kalau keadaan darurat saja agar tidak membuat kehebohan karena Ia memiliki skill yang unik.
 
2. AsunaReal name: Asuna Yuuki 
Suara oleh:Haruka Tomatsu 
 Asuna adalah heroine dalam cerita ini. Ia adalah teman Kirito dan wakil ketua dari guild "Knight of Blood", guild yang tak terlalu besar yang memiliki sekitar 30 player, dan juga disebut guild terkuat di Aincrad. Ia adalah salah satu dari sedikitnya player perempuan di SAO, dan lebih dari itu Ia sangatlah cantik, Ia telah menerima berbagai undangan dan pernyataan cinta.KoB telah memberikannya 2 bodyguard untuknya, 1 telah dikalahkan oleh Kirito.
 
Pada saat di SAO sama seperti namanya di dunia nyata. Nantinya Ia jatuh cinta pada Kirito dan mereka menikah di SAO. Di kehidupan nyata, Ia hidup di bawah tekanan yang sangat berat, Ia dipaksa untuk ikut dalam ekspektasi kedua orang tuanya. Ia hidup dalam jalan yang telah ditentukan oleh kedua orang tuanya dan tidak pernah keluar dari jalan tersebut. Tapi setelah pergi ke SAO dan bertemu dengan Kirito, Ia mulai memperlihatkan emosinya kembali dan menyadari bahwa inilah hidup.

Arrtikel tentang Sword Art Online

Posted by : Unknown on :Wednesday, 3 April 2013 With 0comments

Sayangilah Bumi

|
Read more »
Sayangilah Bumi

Bumiku.....
Bumiku yang dulu Hijau nan Indah 
Sekarang menjadi Coklat nan Kumuh
Sampai kapan ini akan terjadi 
Bencana alam yang meraja lela
Tidak menjadi penghalang 
Bagi kaum Perusak alam 
Bagi kau para Perusak alam 
Tolonglah hentikan perbuatanmu 
Bagi kau para Pecinta alam
Lindungi lah bumi ini 
Untukmu para umat yang hidup dibumi
Sayangilah bumi mulai hari ini
Apa kau RELA melihat Umat yag tidak bersalah
menjadi korban bagi kaum-kaum PERUSAK ALAM

Sayangilah Bumi

Posted by : Unknown on : With 0comments

Artikel tentang Anime

| Wednesday, 27 March 2013
Read more »
Anime (アニメ) (baca: a-ni-me, bukan a-nim) adalah animasi khas Jepang, yang biasanya dicirikan melalui gambar-gambar berwarna-warni yang menampilkan tokoh-tokoh dalam berbagai macam lokasi dan cerita, yang ditujukan pada beragam jenis penonton. Anime dipengaruhi gaya gambar manga, komik khas Jepang.
Kata anime tampil dalam bentuk tulisan dalam tiga karakter katakana a, ni, me (アニメ) yang merupakan bahasa serapan dari bahasa Inggris "Animation" dan diucapkan sebagai "Anime-shon".
Anime pertama yang mencapai kepopuleran yang luas Astro Boy karya Ozamu Tezuka pada tahun 1963. Sekarang anime sudah sangat berkembang jika dibandingkan dengan anime zaman dulu. Dengan grafik yang sudah berkembang sampai alur cerita yang lebih menarik dan seru. Masyarakat Jepang sangat antusias menonton anime dan membaca manga. Dari anak-anak sampai orang dewasa. Mereka menganggap, anime itu sebagai bagian dari kehidupan mereka, Hal ini yang membuat beberapa televisi kabel yang terkenal akan beberapa film kartunnya, seperti Cartoon Network dan Nickelodeon mengekspor kartunnya. Sekarang anime menjadi sebuah bisnis yang menggiurkan bagi semua orang, dan banyak juga orang yang memanfaatkan hal ini untuk sebuah tindakan kejahatan. Pembuat anime itu sendiri disebut animator.Para Animator itu bekerja disebuah perusahaan media untuk memproduksi sebuah anime. Di dalam perusahaan itu, terdapat beberapa animator yang saling bekerja sama untuk menghasilkan sebuah anime yang berkualitas. Tapi sangat disayangkan, gaji dari para animator tersebut kecil jika dibandingkan dengan kerja keras mereka. Hal ini yang membuat para animator enggan untuk bekerja secara professional. Mereka merasa hal itu tidak sebanding dengan usaha yang telah mereka lakukan. Para animator itu sendiri sering disebut Seniman Bayangan. Karena mereka bekerja seperti seorang seniman yang berusaha mengedepankan unsur cerita dan unsur intrinsiknya.
Pembajakan juga mempersulit para animator untuk mendapatkan keuntungan penuh dari hasil kerja keras mereka, meski ternyata juga ada "gosip" yang mengatakan bahwa ada juga pihak produsen anime itu sendiri yang menyebarluaskan karya mereka di luar jalur perdagangan resmi (mungkin gratisan atau dibajak) dengan tujuan untuk lebih memopulerkan hasil karya mereka.
Tidak sedikit yang orang yang pergi ke Jepang untuk belajar mengenai pembuatan anime (dan manga tentunya) karena tertarik setelah melihat berbagai anime yang telah menyebar ke berbagai pelosok dunia di berbagai benua. Adapun pihak yang membuat hasil karya yang serupa atau bahkan mungkin meniru ciri anime, misalnya Korea dan beberapa negara Asia lainnya.
Teknologi CG (Computer Graphics) dan Teknologi Visual, Komputer dsb telah mempermudah pembuatan anime sekarang ini, karena itu ada yang menganggap bahwa kualitas artistiknya lebih rendah dibandingkan dengan anime masa lalu. Hanya saja perlu diperhatikan bahwa kualitas gambarnya pun sekarang ini lebih nikmat dilihat dan lebih mudah dimengerti karena gambarnya lebih proporsional dan warnanya lebih bagus, ditambah keberadaan teknologi HD.
http://id.wikipedia.org/wiki/Anime

Artikel tentang Anime

Posted by : Unknown on :Wednesday, 27 March 2013 With 1 comments:
Next
▲Top▲